Jumat, 04 Desember 2009
Evaluasi Berulang
Minggu, 27 September 2009
BAIK dan BURUK
Jumat, 30 Januari 2009
SEKELEBAT PAGI
Seperti biasa hari ini menjalani rutinitas seperti pagi kemarin dan pagi-pagi yang kemarinnya lagi serta pagi-pagi yang kemarin-keamrinya lagi. Intinya masih sama, yaitu rutinitasnya ya ini-ini aja. hihihihihii
Pagi bener, habis briefing pagi jam 07.20am.. dah dicolek temen kantor untuk nyari tongkrongan ngopi - ngopi di OHBEYA. OHBEYA ini memang menjadi tempat fauvorit kami dalam menjalankan aksi lari dari pekerjaan (bahasa candaan kami) selain di Warung Import Part. Kalau memang tidak ada pekerjaan yang musti kudu diselesaikan di hari itu juga memang biasanya kami "kabur" cari inspirasi dan bahas - bahas, sharing perkembangan side job, rumah, jalanan maupun issue kantor di jam ini sampe jam 09.00am.
Ada yang manarik dari obrolan pagi ini. Tumben-tumbenan Haji Andjar & Haji Sigit WK sepakat mengangkat thema "DOA YANG MUJARAB"
Kata beliau-beliau berdua ada sedikit "kurang pas" jika dalam diakhir sholat kita berdoanya : "Ya.. Allah berilah kami Rizki-Mu". Ini yang paling mencolok, karena diam-diam saya masih sering melafalzkan kalimat ini dikahir sholatku..
Kenapa kurang Pas????. setelah ditelinik, hal ini dikarenakan doa / kalimat tersebut kurang specifik. mereka nyuruh googling/cari buku "kenapa doa kita tidak dikabulkan?" atau "cara berdoa nabi". Usut punya usut ternyata bukanya doa tersebut tidak dikabulkan olehNya, tapi SUDAH dan DONE. karena yang dimaksud rizky itu banyak, misal dikasih anak, dikasih kesehatan, dikasih istri yang baik, dikasih gaji tiap bulan dari perusahaan, dikasih udara, panas, hujan, dll. Jadi bukan Rizky materi yang tidak dikabulkan. tapi karena doanya alobal minta Rizky maka sebenernya sudah diberikan OlehNya.
So.. bagi temen-temen yang sering berdoa begitu "berilah kami Rizky-Mu". Maka saatnya sekarang untuk bersyukur saja, karena Rizky dariNYA sudah cukup banyak diberikan untukmu semuanya.
Disarankan, Cobalah untuk kedepan kalimat-kalimat doa yang kurang spesifik diganti menjadi yang lebih spesifik apa keinginan kita sehingga secara suggesti dorongan alamiah dari hati yang terdalam pasti akan mengakar dan membantu perwujudan doa tersebut yang dipancarkan dari sang Khalik.
Misalnya : berdoalah minta diberikan Mobil Innova type V warna hitam buatan tahun 2009. atau mintalah diberikan UANG untuk bisa merenofasi rumah untuk menjadikan 2 lantai. InsyaAllah dengan pengharapan dan usaha yang optimal - InsyaAllah diKABULKAN. bandingkan jika hanya berucap "berikanlah kami Rizky-Mu" maka yang diberikan bisa saja perjalanan berangkat kerja yang selamat (no accident). Karena perjalananan yang selamat tersebut adalah merupakan Rizky yang sangat berharga dariNya.
^_^
Selamat mencoba berdoa yang spesifik ya....
Sabtu, 24 Januari 2009
Jaka Lodang part I
Serat Jaka Lodang
- Wong alim-alim pulasan
- Njaba putih njero kuning
- Ngulama mangsah maksiat
- Madat madon minum main
- Kaji-kaji ambataning
- Dulban kethu putih mamprung
- Wadon nir wadorina
- Prabaweng salaka rukmi
- Kabeh-kabeh mung marono tingalira
- Njaba putih njero kuning
Serat/syair ini ditulis oleh Raden Ngabehi Rangga Warsita (1802 - 1873). Kalo dibaca dalam-dalam, maknanya sungguh dahsyat. Raden Ngabehi Rangga Warsita sendiri adalah budayawan/pujangga besar tanah Jawa, seorang muslim yang alim & pandai mengaji dan dianggap sebagai budayawan terakhir ditanah Java.
Hampir semua karyanya bisa dikatakan sangat membahana dan sangat-sangat berpengaruh ditanah Jawa, bahkan termasuk ramalan kemerdekaan bangsa Indonesia pun termasuk salah satu didalamnya.
Balik lagi ke serat Jaka Lodang, disetiap bait-baitnya adalah mengandung tatanan hati & curahan jiwa yang dalam.........................(bersambung di Jaka Lodang Part II)