Kamis, 20 November 2008

REPORT SURVEY TURJIB TRC GOES PELABUHAN RATU

REPORT SURVEY TURJIB TRC GOES PELABUHAN RATU


Oleh : Sube - TRC 003



Survey TURJIB diadakan oleh Divisi Acara (plan) dan Divisi Touring Toyota Riders Community untuk mempersiapkan agenda touring dan pelantikan anggota baru TRC ada pun yang menjadi pertimbangan dalam survey adalah sebagai berikut:


Kondisi alam, route jalan, cuaca, dan lokasi untuk acara, Rest Point (Bengkel, SPBU, Tempat Ibadah), Penginapan & Lokasi Pelantikan


1. TIM SURVEY



Anggota Tim Survey menentukan TURJIB dengan tujuan wilayah Pantai Pelabuhan Ratu - Sukabumi pada tanggal 15 November 2008 beranggotakan :


a. SB (TRC – 003)


b. F. Pardamaian (TRC – 009)


c. Mujiono (TRC – 028)


d. Hendro (TRC – 027)


e. Heri S. (TRC – 006)


f. Ridwan (TFT)


g. Yudanto (TFT)



2. START POINT


Kumpul di tempat kopdar TRC (depan ex-Engine 7K), setelah check kelengkapan motor & safety gear pengendara Team Survey berangkat ke lokasi survey dengan berdoa terlebih dahulu.


Start pemberangkatan pukul 08.35 wib dan disepakati sebagai 0 KM.


3. ROUTE PERJALANAN


Dalam perjalanan survey ke lokasi team survey mengambil route SUNTER – KALIBATA – PS. MINGGU – DEPOK Jl. BARU – BOGOR – BATU TULIS – CIKIDANG – PELABUHAN RATU


a. Sunter – KaliBata – Ps. Minggu – Depok (Jl. Baru)


Untuk Menghindari kemacetan di kisaran Clilitan – Ps. Induk Kramat Jati, team survey mengambil route Jl. Dewi Sartika – Kali bata untuk terus menuju Ps. Minggu dan untuk menghemat waktu dan menghindari macet dikawasan Depok, team survey memotong jalan di jalan Baru – Depok untuk selanjutnya tembus di jl. Raya Bogor Tembus sampai Pertigaan Batu Tulis


b. Batu Tulis – Sukabumi – Cikidang


Perjalanan dari Start Point Sunter sampai dengan pertigaan Bogor – Batu Tulis relative lancer, hanya dibeberapa titik seperti Lampu Merah dan Pasar antara Sunter – Bogor yang sedikit menghambat perjalanan.


Masuk Ke jalan Batu Tulis, Kondisi Jalan kecenderungan RUSAK PARAH sepanjang hamper 2 KM, Jalan beraspal HANCUR.


di KM 64 Batu Tulis – Bogor, dengan kondisi jalan yang rusak, Bracket dari Motor bro Ridwan (TFT) Patah dan BOX-nya pun Jatuh. Jam ditangan menunjukan pukul 10.40 WIB.


Motor bro Ridwan dibawa ke bengkel LAS terdekat untuk dilas pada bagian bracktetnya.


Pengelasan memakan waktu hamper 1 Jam. Dan tepat pukul 11.50 wib team survey melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ratu. Selepas dari Tempat Las dan masih dikawasan BATU TULIS, Jalanan licin karena hujan dan kabut turun, jarak pandang tidak lebih dari 60 meter dan untuk mengenali rombongan satu dan yang lainnya SIGN kanan dan Hazzard dinyalakan. Sepanjang sisa batu Tulis jalan banyak belokan dan curam ditambah licin. Kecepatan rata-rata menunjukan 50KM/Jam


c. REST POINT I.



Keluar dari BATU TULIS, team melanjutkan perjalanan dan masuk ke Sukabumi Kabupaten dan mencari Rest Point I. Di KM 93 Rest Point didapat yaitu di SPBU PASADENA, dengan fasilitas : SPBU Pertamax, Lokasi Parkir luas, Mini Market dan tempat relative luas dan sejuk. Jam menunjuk di pukul 14.25 wib


d. CIKIDANG Way


Menghindari jalanan macet di Sukabumi Pasar dan CIBADAK dan dapat informasi kalau jalanan lebih bagus dan rata lewat Cikidang, maka route melanjutkan melewati arah Cikidang tersebut.


Jalanan Cikidang relative Mulus, hanya jalanan yang berliku (belok-belok) dan naik turun dengan lebar jalan hanya 5 meteran, menyebabkan susahnya manuver apalagi jika berpapasan dengan kendaraan dari lawan arah



dengan kabut yang turun dan jarak pandang tidak lebih dari 30 meter diharapkan pengendara lebih berhati-hati. Dan gigitan ban dengan aspal berkecenderungan merosot karena dibeberapa bagian jalan tercecer longsran dari lumpur dan kerikil kecil berserakan, kecepatan berkendara hanya tidak lebih dari 40 Km/Jam. Dan untuk membantu antar rombongan diharapkan nyalakan sign kanan atau hazzard sebagai penanda motor kira2 jarak aman bagi pengendara di belakangnya


e. REST II


Setelah lelah menapak jalan di CIKIDANG dengan keunikan jalan dan keindahan pemandangannya, Rombongan survey masuk ke Pelabuhan Ratu dan mencari REST II untuk sekedar melepas ketegangan berkendara dan mengisi BBM di Lokasi SPBU Pel. RATU.


Di KM 135 dan jam menunjukan pukul 14.25 wib



Fasilitas : Pertamax dan parkiran yang luas, SPBU ini sering dijadikan rest area oleh club motor lain maupun komunitas sejenisnya


4. LOKASI VILLA & ACARA


Sebelum masuk ke Pantai Pelabuhan Ratu team mencari Rumah makan untuk sekedar mengisi perut yang keroncongan. Jam menunjuk angka 15.00 di KM 137. Berletak di Rumah Makan padang Kidang kencana rombongan berhenti dan bersantap disana.


RM ini tidak direkomendasikan sebagai rest area maupun sebagai menu makan siang, karena lokasi yang sempit dan lahan parkir yang terbatas.


Perjalanan dilanjutkan setelah rombongan sholat Dhuhur jama Ashar ke lokasi Pantai Pelabuhan Ratu terlebih dahulu untuk mencari view pemandangan yang pas karena ditakutkan gelap akan menyerang pelabuhan ratu terlebih dahulu.


Kondisi Pantai gerimis hujan, dan berikut adalah dokumentasi pantai untuk setting acara di KM 146 di Pantai Pelabuhan Ratu :



A. Lokasi Pantai





Parkiran Pinggir Pantai



Saung Pinggir Pantai



B. LOKASI VILLA


Villa terletak di KM 150 bernama villa GARILAP – Pelabuhan Ratu. Diberi Bandrol per malam seharga 900.000 perak. Kondisi villa sudah termasuk yang bagus di wilayah tersebut den relative murah, vasilitas : Parkiran Luas, Kamar 2 (1 AC, 1 Biasa). Dengan model barak diatasnya yang bisa menampung 30 orang. 1 Ruang Tivi dan , 1 dapur dan 2 Kamar mandi. Berikut adalah dokumentasinya :




C. ALTERNATIVE ACARA MALAM


Di KM 155 di CIPANAS, ada pemandian Air Panas dengan HTM Rp. 5.000 untuk satu Orang dan Rp. 2.000 untuk Parkir Motor, Kolam Air Panas mampu menanpung 100 Orang dengan kualitas air yang memuaskan. Badan Capek setelah perjalanan dari Jakarta bisa sedikit berkurang dan terpuaskan di sini. Lokasi tenang dan yang perlu diperhatikan disini adalah harus bawa celana pendek, minuman, & makanan.





5. ROUTE BALIK (ke JAKARTA)


Lepas dari Pemandian air Panas, team Rest makan Malam di R.M Kartika Sari dengan menu SEA FOOD di KM 169 (balik arah dari Pemandian). Jam menujuk pukul 21.05 wib dan setelah makan langsung ijin ke yang punya warung untuk nginep di SAUNG warung. Saung terletak di bibir pantai dan nyamuk mulai Kopdar selepas lampu di mattin oleh sipemilik warung. Tapi karena capek yang melanda akhirnya team terlelap dan Bangun pukul 04.50 setelah Sholat Subuh untuk kembali ke Jakarta.



Jam 04.50 wib Team Survey persiapan balik dan meluncur balik ke JAKARTA dengan ROUTE : PELABUHAN RATU – CIKIDANG – SUKABUMI – CISARUA – BOGOR – Jalan Raya BOGOR – CLILITAN – CAWANG – SUNTER


Route Balik adalah menapak kembali melewati CIKIDANG, yang harus di perhatikan seperti hal yang sudah dikemukakan diatas. Hati – hati di route ini dan jaga jarak aman.


Keluar dari CIKIDANG banyak Angkot dan kendaraan Muatan material berjejer di jalanan dan mengkondisikan harus pelan – pelan sampai dengan Pasar berikutnya.


Id : Konsentrasi tinggi di CIKIDANG & Keluar CIKIDANG. Route padat dan berbahaya.


A. REST I ROUTE BALIK.


Rest Pertama Route balik adalah di SPBU PASADENA ( sama dengan REST POIN I PEMBERANGKATAN). Diharuskan semua peserta nantinya harus isi BBM Full Tank, karena Rest Pulang di Setting hanya SEKALI (kecuali abnormal Kondisi). – untuk selanjutnya balik Ke JAKARTA.


Demikian Reporting Perjalanan Survey TURJIB II TRC PELABUHAN RATU.


Team Survey Thanks to :


1. Allah Tuhan Yang Maha Essa, yang telah memberi keselamatan kepada kami


2. Seluruh Keluarga team Survey, istri – istri kami dan anak – anak kami dirumah yang rela untuk di Tinggal.


3. Ketua TRC, Pengurs TRC yang telah Support kami


4. Ketua TFT dan jajaran pengurus dan anggota TFT yang telah survey bareng


5. SPBU – SPBU, Warung- Warung, Tempat pemandian air panas yang telah kami singgahi


6. Semua Pihak yang telah mendoakan kami.



Dokumentasi Tambahan::.



Senin, 10 November 2008

SEPI....SEPI....SEPI...

Jam di compi sudah menunjukan 1.15 am, artinya sudah lewat tengah malem. Mo wudhu ambil sholat malem ogah-ogahan, hiks..hiks.. musti dipaksain dech kaya'nya nie....

Jam segini biasanya ada yang nemenin, paling gak ada sesuatu disamping posisi tidur, tapi sesuatu itu, kehangatan itu sejak sabtu malem tidak ada. Iya...yang biasanya membelai pas ayah lagi tidur sekarang lagi sepi. yang biasanya meluk ayah pas lagi tidur sekarang sedang berada jauh di jawa sana.

Tepat 2 hari yang lalu, bunda sama saqen ikut pulang kampuang menemani ibu ke solo setelah bantu-bantu pindahan rumah. sudah sejak sabtu malem kemarin.

Yang sedih sekarang adalah ayah di sini, di setengah malam yang akhir begini terjaga dan mendapati semuanya tidak ada sapa-sapa. huh.....pffft..berasa sendirian aja sepertinya didunia ini, kangen.................

kangen sama bunda........................bunda buruan pulang yakh....

saqeen..............saqeeen.................ayah kangen nieh nak

Kini sadar, kalo hidup sendiri itu gak ada enaknya sama sekali... apa-apa sendiri...., tidak ada temen ngobrol, tidak bisa ketawa - ketiwi.. bareng saqeen.

Ya Allah.. kuatkanlah hambamu ini dalam menjalani hidup kesendirian di Jakarta ini. Sekarang mo bobo dulu, semoga besok tidak telat ngantor.....

Sabtu, 08 November 2008

Goes..goes..naek Meggy

Hunting sepeda onthel di pasar rumput-manggarai. Sampai disana, bejibun sepeda dipajang disepanjang jalan. tinggal milih, banyak yang menggiurkan dengan harga yang berfariasi. Pilihan hati tertuju pada sepeda yang diparkir paking kanan pojok, sepeda warna hitam. selain terlihat kokoh tapi juga sepertinya murah. ya..iya..lah... kalo cari sepeda mahal ya..di Mall ajah...
Tawar menawar harga dimulai, tarik menarik margin keuntungan dan mepetnya budget juga menjadi alasan. dibuka diresistanse 600rebu. Buyset deh....sepeda bekas aja mahalnya setengah mampus...., langsung saja terjun bebas tak tawar 200 rebu dech pak!!!.
Wakakakakakakkkk... kalo gak mau ya sudah, tak tinggal bentar. si penjual manggil dan menurunkan harga dengan jurusan maut dan rajutan manisnya. Untungnya kecil de'... 500 aja ya.. buat makan.
Hah.... turun kok langsung 100rebu, pasti aslinya murah tuch, ya udah pak..250rebu dech..NET.Tok..tok...
si bapaknya masih bermelas durja, pasang muka yang menyayat khalbu. Nambah lagi de'... jangan segitu, belum dapet neeh...
Pas-nya berapa pak?? tanyaku makin jual mahal...
400 dik.
Ach...300 dech, gak mau ya sudah, tak puter2 dulu disebelah..
ya udah de'..tambahin dikit ya..buat ngiket sepeda dan beli rokok, dikit lagi aja..
maut sama maut akhirnya sepakat 325rebu. BUNGKUS....
Sepeda diiket dimy meggy, Masya Allah, gimana gw bawa-nya??. dari ps. rumput ke Sunter. Bakalan lama neeh... secara jaraknya 15 KM-an.
Akhirnya jalan puelan-puelan banget, palig cepet 20Km/Jam, banyak yang liattin dan banyak temen2 CLub TET-TOT bilang ATI-ATI sob, perlu gw kawal gak??
"gak usah, Thanks-deket kok"...
Brum..brum..akhirnya sampe juga dirumah.
Tenyata..eh..ternyata..
Bunda juga beli sepeda di tetangga samping cuman 200rebu. Sepeda mini dan lebih bagus dari ps. Rumput... hahhahahahahaha.. capeknya malah ilang karn ameringis keheranan tersendiri. Lah wong ada yang murah kok malah jauh-jauh beli di pasar Rumput.
Sitetannga bilangnya dikasih murah karna sayang ama anak gw, dia memang sering gendhong si saqeen. makanya ketika kita mo nempatin rumah yang baru, si tetangga ini juga ngasih makanan dan ngasih discount sepeda. hehehhheehehe..
Punya sepeda 2nd dua dech....sekarang. satu mini..satu sepeda gunung.
Alhamdulillah.... dapet sepeda murah tapi lumayan berkualitas....