Senin, 21 April 2008

WANITA HAMIL tambah AYU

Gak tahu ini hanya sugesti semata
atau rasa cinta yang membuncah...
Setiap lihat paras ayu my sweetie, aku ngerasa dia nampak AYU..
tiap bangun tidur...
tiap pulang Kantor
setiap mau bobo'
tat kala hendak sholat
dan nak setiap TATAP MUKA..
Kuperhatikan dia semakin AYU
dia semakin CANTIK.::
Ach..jadi malu kalo melihatnya, berasa seperti PACARAN LAGI!!!

Apa ini karena mysweetie lagi hamil??
apa karna rasa penantian sang anak??
sebab apa mysweetie nampak ayu???
karana apa sweetieku berSERI-SERI terus, Senyum dan RIANG serta MEMANCAR di kelopak matanya???
Semoga ini bukan karena apa-apa.
Semoga ini hanya karena AKU CINTA DIA
Karena AKU memang CINTA dia Apa adanya.::
Karena ikatan CINTA SUCI antara kami yang ingin selalu mendapat Ridho dariNYA.
dan SEMOGA my sweetieku tetep CANTIK selamanya...
Tetap Berseri..Tetep Berbunga-bunga..tetep AYU...dan tetep AMANAH...SOLEKHA...(amienn)

Senin, 14 April 2008

SAVE OUR GENERATION

Jakarta, 8 April 2008. Melihat berita dibeberapa media belakangan terakhir ini memang membuat saya takjub ‘luar biasa’ terhadap amarah positive sang President SBY - sekaligus prihatin yang mendalam bagi kondisi kepemimpinan bangsa ini.
Simak saja berita berikut :


Teguran tersebut berlangsung saat pembekalan konsolidasi pemerintah daerah di Gedung lemhanas, Jl. Medan Merdeka Seltan-Jakarta 8/04/08. Kalau lihat tayangannya di TIVI bahkan mata sang President merah & berkaca-kaca, bicara terbata-bata mendakan marah yang tak terkira dan malu yang tak tertahan-pasti hatinya campur-aduk, galau saat itu.
Sebagai warga Negara yang mendambakan pemimpin yang arif, tegas dan ngerti akan rakyatnya saya bangga atas respect cerdas yang sepontan dari beliau. Saya setuju atas apa yang diungkapkan pak SBY “seharusnya para bupati malu pada rakyatnya. Lagi membicarakan kepentingan rakyatnya saja kok malah tidur”  begitu kira2 yang pesen keras yang ingin disampaikan ke para pejabat yang hadir dalam acara pembekalan tersebut.
Hanya sehari setelah berita tersebut tayang hilir mudik di TIPI, koran maupun di warta internet. Ada Satu hal yang sangat mengganjal hati saya :
Bagaimana bisa PESAN HEBAT, TEGURAN KERAS yang bermakna positive tersebut malah dibalas dengan mengatakan “bisa jadi (salah satu-nya) materi yang disampaikan membosankan”.
Ini sungguh ironi bagi saya. Bagaimana mungkin orang yang tak beretika (sebut saja begitu) yang ketika orang nomer satu berbicara memberikan sambutannya didepan mereka-mereka malah tidur. Sungguh pembelaan yang gak laik untuk disampaikan jika berucap “ ach..mungkin lagi capek, ach..mungkin lagi sakit dan mungkin materinya gak menarik” .

Ini adalah satu KATA yang malah mengajak MUNDUR (setidaknya menurut saya), kata2 ini malah mencari-cari pembelaan dan pembenaran atas TIDURnya mereka. Jelas stetment ini bertolak ketika diajak maju kok malah gak mau…diajak improve bagaimana supaya concern dan berpikir memajukan masyarakat kok membela si pejabat yang tidur itu. Mustinya ketika ada teguran/masukan/kritikan yang membangun-yang menyadarkan marilah kita sama-sama bahu membahu mengIYAKAN dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut tadi..
Ach sungguh ironi…dunia ini…yang maksudnya baik bisa jadi malah dibelokkan dengan mencari celah tidak baik…dan pidato yang kadang jelek content & sedikit memprovokasi justru kadang malah dibenarkan…
Ya Alloh ya..Rabb..tunjukanlah kami jalan yang lurus…
____________________
Ada satu kisah menarik ketika seorang guru mengajar di kelas , ia mengajarkan sesuatu kepada murid2nya. Ia duduk menghadap murid2nya..
Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Sang guru berkata, "Saya punya permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada
kapur, di tangan kanan ada penghapus. Jika saya angkat kapur ini, maka
berserulah "Kapur!", jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah "Penghapus!" Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Sang guru berganti-gantian mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin cepat.
Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah "Penghapus!", jika saya angkat penghapus, maka katakanlah "Kapur!". Dan dijalankanlah adegan seperti tadi, tentu saja murid-murid kerepotan dan kelabakan, dan sangat sulit untuk merubahnya. Namun lambat laun, mereka bisa beradaptasi dan tidak lagi sulit.
Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada
murid-muridnya. "Anak-anak, begitulah kita ummat Islam. Mulanya yang
haq itu haq, yang bathil itu bathil. Kita begitu jelas membedakannya.
Namun kemudian, musuh-musuh kita memaksakan kepada kita lewat berbagai
cara, untuk membalik sesuatu, dari yang haq menjadi bathil, dan
sebaliknya.
Pertama-tama mungkin akan sulit bagi kita menerima hal tersebut, tapi
karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka,
akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian mulai
mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik
nilai."
Saya jadi berpikir, apakah perkataan SBY yang tadinya Briliant menurut saya akan berubah jadi biasa saja jika saya didoktrin dengan perkataan “mungkin pesertanya lagi lelah, lagi capek atau siSBY-nya saja yang gak bisa ceramah“.
Saya tidak tahu juga, yang jelas PERUBAHAN adalah milik semua orang, jika terlihat (tertangkap) sedang tidur & malunya sampai dihardik maka Jangan-lah kita TIDUR di kesempatan yang lain. Dan jika ada yang sampai tertidur di presentasi yang kita bawakan berarti method penyampaian yang dibawakan harus lebih kreative dikemudian harinya. Intinya saya dukung pak SBY untuk menghardik pemimpin-peminpin yang suka tidur di SIDANG. Bravo SBY
********
---Hmm..semoga kita termasuk umat yang selalu ISTIQOMAH...
yang tidak terbawa arus euforia pencarian yang berujung salah. Semoga kita selalu dalam rachmat-Nya..
Marilah maju membangun bangsa...
Marilah bersama menegakan syariat Islam
Marilah bahu membahu demi terciptanya kesejahteraan masyarakat yang madani
Dan Marilah selalu berpikir POSITIVE demi menyelamatkan Generasi Kita dari kebiasaan Tidur di Gedung Dewan, dari Kebiasaan Pejabat yang Korup, Dari Kebiasaan selalu mencari pembenaran atas tindakan...

sumber : detik, mail

Kamis, 10 April 2008

di TEMABALANG 2.5 Jam

Semarang. 5 April 2008, bertepatan malem minggu gw ama my sweetie bundaku bertolak ke Tembalang hanya sekedar melepas rindu akan tempat jadian Kami di kampus UNDIP.
di Kampus itu memang kami Jadian & mengikat janji untuk saling bertaut sampai akhirnya pernikahan-lah yang mensakralkan perjalanan hidup kami & mengesahkan segala separo hidup kami.
Hmm..Tembalang....kesan pertama masuk gerbang Tembalang bener-bener TAKJUB & 'greng' berasa. Bagaimana tidak...sekarang tembalang sudah rame & banyak bermunculan caffe - caffe tempat nongkrong bagi mahasiswa.

Sore sebelum bertolak gw sempet contact-contact temen juga untuk bertemuan sekedar bersilaturachmi bercakap-cakap, sharing & melepas kangen sesama Almamater. Hanya memang manusia memang sampai batas berencana & Alloh ta ala-lah yang berkehendak atas segala sesuatu-nya. Dari beberapa temen yang sudah confirm bisa joint 'temu kangen' ternyata mendung-hujan menggerayangi TEMBALANG sampai malem pukul 21.00 sehinga banyak pula SMS dan Telpon yang masuk secara dadakan dan tak terpresiksi kalo mereka gak jadi gabung kumpul menemui kami salah dua dari sahabat mereka dalam bautan almamater UNDIP.




Tak lepas dari itu Gw ama my sweetie Bunda-ku ingin berucap maaf dan haturkan TENGKYU sebesar-besarnya kepada :
- Alloh Tuhan semesta Alam & salawat ke Baginda Rosul semoga tetap tercurah
- FAQIH, telah postpound MUDIK demi kehadiran kami. (thanks sob....semoga kesuksesan terlimpahkan atasmu)
- YENNIE & best boyfriend-nya telah sudi CAKAP banyak ke kami. (sumpeh..loe dah berubah bangets & ditunggu undangan kawinnya yakh!!!)
- YUDIE dah sempetin perjalanan dari Solo-Boyolali meski akhirnya putar haluan ke Magelang (hujan memang kuasa Alloh sob...doaku semoga kita bisa bertemu di waktu yg lebih bersahabat)
- BOWO gather...(meski gak jadi dateng, tapi gw ngerti banget kalo loe pengen dateng. loe soulmate gw...gak sah minta maaf ke gw-hujan memang mengalahkan keinginan kita tuk bertemu)
- TRI WURI, (thanks dah koordinsi temen2 suruh dateng ke Tembalang, meski loe sendiri gak dateng-emang loe paling jago kalo ngomporin orang sob :()
- Evie...atas konfirmasinya (setidaknya loe dah konfirmasi ke gw).
- Re-Ard atas Doanya
- Ge-Dhe atas doanya (lagi di Cilacap ya??. kalo di SMG gw yakin loe pasti dateng)
- Kechup, anie dan laen-laen yang gak bisa gw sebutin atu-peratu.
InysaAlloh kita pasti bertemu di waktu yang lebih meriah (amieen)
Gw cuman berpesan JAGALAH KEKOMPAKAN KITA SAMPAI KAPANPUN (brotherhood unlemeted)
thanks guys & love u all

Selasa, 08 April 2008

My SMALL VILLAGE yg selalu NGANENI

Meski sekarang gawe di Djakarta. Soul gw masihlah tetep di JAVA, wabil khusus PEMALANG-AMPELGADIN-WONOGIRI dk. Kepuh.
Gimana tidak...sejak Turun dari Pantura dr Bus (Ujung Gedhe). Sang Andong dengan setia selalu nungguin. Dan lebih asyiknya meski dari Ujung-Gedhe ko my Small Village jaraknya hampir 8 ampe 11 kiloan ber DUA (gw ama my sweety BUNDA) cuman bayar 15 rebong (Terakhir April 2008).



Pernah bawa pasukan hampir 20an motor MEGGY (dr club ku-HMPC) ke small my village, rata-rata mereka say : AMAZING, WONDERFUL, pokoknya bener-bener ALAMI katanya. Wah…jadi gak enak dan tambah kepengen MUDIK kalo liat report perjalanan Club-ku.

Jika waktu beranjat pagi. Biasanya gw ama my sweety BUNDA jalan-jalan ke SAWAH. Sungguh BUGAR & SEGAR udaranya ditambah para Petani yang Ramah-Ramah…wah sunggu ASSOY BOHAY….








Wah..pokoknya sunggu DAMAI kalo udah berada di my small village-ku di Pemalang. Selain panorama yang Indah juga masakan my MOM yang selalu Ngangeni.
Love U Pemalang…InsyaAlloh saya pasti selalu hadir disana disetiap penghujung tahun & Lebaran (InsyaAlloh)
***
Sube & Thanks to : Alloh maha Agung dengan segala CiptaanNya, Baginda Rosul atas ajarannya, My Mom & my Dad atas ramah & masakannya. Pemalang my small village & seluruh anak-pinak sodaraku di pemalang. 'jaga pemalang biar tetep alami ya!!'

PANTURA DENGAN TESTE MALAM

Djakarta, 3 April 2008. Sudah lebih dari 4 bulanan sejak TURGAB (TURING GABUNGAN) HMPC Se-INDONESIA Di Kedung Songo-Semarang Desember satu tahun silam (2007), Nanda tidak lagi TOURING lagi. Maka ketika rencana mudik nanda tak sampaikan ke temen-temen diClub Nanda (HMPC)-seketika itu juga ada yang nawarin ‘BARENGAN’ mudik bareng pake MEGGY (meski pake my lovely Meggy), Nanda Iya-kan saja tanpa ba-bi-bu lebih banyak. Sebenernya kalo diKalkulasikan dana buat pulang pake BUS/Kereta jatuhnya lebih murah ketimbang pake TURING pake MEGGY. Tapi kalo dah Hobby-emang susyah diukur tingkat kepuasannya.

Setelah di scheduling tanggal berangkatnya, nanda dan temen nanda (Ari Stopie)-Akhirnya jam 09.00pm dia datang juga ke GUBUG nanda di bilangan Pulo-Mas Jakarta Timur. Disepakati kalo motor Stopie dititipin dulu di bengkel INYONG (bengkel resmi HMPC di Jakarta) sementara kami mudik pake my Meggy. Sampai dinyong jam 10.00pm-ternyata dibengkel masih banyak aja yang tune-up atau sekedar nongkrong, Jadilah schedule pemberangkatan kami delay sampai jam 11.30pm (maklum kalo dah ngumpul pasti bawaannya Sharing & chit-chat tak tentu hela). Habis pamitan ama temen-temen dibengkel (Inyong, Bonsay, Gambot, Arul, P’Yudi, Ibe, dll) gw ama Stopie langsung NGACIR menuju JAVA (Pemalang). Selang 15 menit jalan-gw minta back ke Gubug gw-karna gw ngerasa kamera digital gw ketinggalan. Dan alih-alih ngambil kamera ternyata Kunci BOX si Stopie juga ketinggalan di Bengkel Inyong. Jadilah kami bolak-balik lagi ke bengkel dan kami berangkat dari Jakarta jam 00.30 am (wah pagi bener).

Setelah memastikan kelengkapan dah OKE, kami langsung geber GAS jam 00.30 dengan ROUTE : Kemayoran-Cempaka Putih-Pulo-Gadung-Bekasi-Cikarang-Karawang.
Di Kilometer 88.8 (no Cantik) waktu menunjukan jam 1.39 am, kami Rest Pertama di SPBU JATISARI-CIKAMPEK yang berlokasi selepas Jembatan Cikampek. Saat mau jeprat-jepret pake kamera ternyata Baterre-nya abiz, wah bener-bener dah. Ternyata kesiapan kami bener-bener kacau (soalnya biasa disiapin my sweety BUNDA jika mo touring,hehehe..). Ach..akhirnya setelah muter2 otak, ada satu warung disana-kami ngupi dan sedikit makan Pop mie untuk iseng-iseng ngganjel perut. Gw liat dia lagi muter TV-liat acara music Global TV, saya utarakan untuk numpang nge-Charg batre, si empunya membolehkan (alhamdulillah), tapi ternyata switch socketnya tidak pas (wah kacau dech kalo sampe gak bisa jeprat-jepret). Gw muter-muter cari socket/plug untuk ngecharg akhirnya dapet juga (si empunya seeh yg dapet-dicolokin di lampu penerangan jalan). Pokoknya Thanks Banget bwt si empunya warung Kopi di Jatisari-Cikampek. Semoga lain kali kita bisa bertemu & ngobrol banyak lagi.

Dirasa cukup ngeCharg & ngisi perutnya, kami nggeber Gas lagi jam 02.20 am. Disinilah mulae berasa BUS-BUS MALAM PANTURA yang ngamuk dan cenderung ARROGANCE, meski begitu sisinilah RASA TANTANGAN itu ada, setiap papasan dengan BUS malam kami selalu DAG-DIG-DUG, bagaimana tidak-kami melaju dengan speed 100-120 Km/hrs dan tentunya mereka pasti melaju tak kalah kencang dari arah yang berlawanan. Sungguh TREK yang asik dan menegangkan ditambah kondisi jalanan yang rusak setelah Hujan & lampu penerangan yang sangat minim (thanks to PEMDA setempet telah mengerti kami akan tantangan-teruslah gak sah mempedulikan kondisi jalan & lampu penerangan/kalo perlu biarkan sampe berpuluh-puluh tahun kedepan sampe kondisi menjadi seperti HUTAN yang sesungguhnya.
Jam 4.15 am 2nd Rest di LOSARANG-INDRAMAYU di warung Kopi malam/ tak banyak yang kami lakukan di KM171.4 dr Jakarta tsb. Kami hanya minum kopi dan pie disana. Lepas jam 4.35am kami cabut dan melanjutkan perjalanan.
Target Rest selanjutnya adalah di alun-alun BREBES karena disana ada saudara HMPC kami disana (tapi sebelumnya kami rest di ujung Timur Cirebon untuk sekedar memenuhi kewajiban kami dan ngisi bensin), ya....kami hubungi bro IANG dari HMPC Chapter Brebes untuk sekedar mampir dan sharing. Dan sudah menjadi kebiasaan umum kaum Club jika melewati kota dimana ada HMPC pasti diusahakan untuk mampir. Indahnya persaudaraan-sisetiap kota ada sodara.


Sambil telpon ke bro IANG kami melakukan senam kecil di Alun-alun brebes, di Km 297.3 jam 6.48am kami menunggu sodara HMPC dari Chapter Brebes. Hari itu hari Jumat bertepatan dengan senam mingguan oleh PEMDA setempat. Sejurus kemudian bro IANG datang sendirian dan menjamu kami dengan COFFEE dan MIE REBUS ala Brebes. Wah pokoknya Thanks banyak-banyak ke bro IANG yang dipagi-pagi dah menjamu kami (semoga nanti di Jakarta kami bisa membalasnya). Setelah cukup makan dan jamuan dr brebes kami pamit melanjutkan perjalanan ke Pemalang dengan tak lupa kami tuker-tukeran marchendise Club.
Sekitar jam 7.50am kami lanjut ke Pemalang dengan dianter bro IANG sampe di TEGAL (wah...lagi2 thanks banget dah perhatian dengan kami).
Dan sekitar jam 09.12 am sampailah Kami di GUBUG gw di Pemlang...
Alhamdulillah kami sampe dengan selamat tanpa keluh-kesah dijalan
Alhamdulillah banyak sodara HMPC dari Jakarta yang bantu doa ke kami untuk selamat lewat perjalanan malem di PANTURA.
********
Sube thanks to : Alloh Swt, baginda Rossul, Thanks to my sweety BUNDA di solo yang selalu telpon & SMS pry for me, Thanks semua sodara-sodaraku, my brother di Jakarta, Bro Iang di Brebes, bro Danang di Cirebon (sorry gw gak jadi mampir). My mom & my Dad dah nungguin di rumah dan seluruh Bus-bus malam dipantura yang telah membuat kami TEGANG